Tag Archives: subsidi

Keberadaan rumah subsidi bekasi

Keberadaan rumah subsidi bekasi memang dapat diciptakan solusi untuk menerima hunian. Hal ini sebab harganya cukup murah, syarat untuk mendapatkannya bahkan terbilang cukup gampang, terutama bagi mereka Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Berdasarkan Mart Polman, Managing Director Lamudi, eksistensi rumah subsidi ini ialah solusi yang menarik untuk mempunyai rumah ditengah meroketnya harga hunian. Apalagi bagi mereka generasi milenial, yang mempunyai keterbatasan finansial.

“Rumah subsidi betul-betul sesuai untuk generasi milenial, apalagi kreditan untuk membeli rumah ini betul-betul relatif murah, sepadan dengan harga smartphone murah” kata Mart.

Kendati ditawarkan dengan harga murah, Mart juga mengatakan membeli rumah macam ini ternyata juga mempunyai banyak kekurangan, untuk itu penting bagi para calon pembeli untuk mengenal secara terperinci seputar apa yang wajib diamati dikala hendak membelinya.

Nah, bagi Anda yang berencana untuk membeli, berikut ini ialah beberapa kelebihan dan kekurangan membeli rumah subsidi dari portal properti Lamudi.

Kelebihan Rumah Subsidi Tipe 33 Bekasi 

1. DP Ringan
Dikala ini harga rumah subsidi untuk di kawasan Jabodetabek sebesar Rp 148 jutaan. Karena harga rumah yang murah karenanya uang DP yang dikenakan ke calon pembeli juga cukup murah, ialah rata-rata Rp 10 jutaan, bahkan ada beberapa pengembang yang menawarkan uang muka hanya 1 persen.

2. Kreditan Ringan
Kreditan pembayaran rumahnya bahkan betul-betul ringan, rata-rata dikenakan Rp 1 jutaan per bulan. Tidak hanya itu, bunga yang dikenakan ialah fixed rate (tetap) hingga masa tenor selesai dengan bentang waktu maksimal 20 tahun.

3.Rumah Telah Siap Huni
Umumnya hunian yang dibeli oleh pelanggan telah berstatus sebagai rumah siap huni, skema ini memang sengaja dikerjakan untuk melindungi pembeli dari adanya kasus gagal pembangunan. Nantinya, pelanggan tidak akan diizinkan untuk membayar kreditan rumah sebelum bangunan selesai diciptakan.

Kekurangan Rumah Subsidi

1. Lokasi Jauh
Meskipun dipasarkan dengan harga yang relatif murah, macam rumah ini juga ternyata mempunyai kekurangan, ialah letaknya yang jauh dari pusat kota. Wajar memang, sebab harga lahan di pinggiran kota relatif lebih murah. Sesungguhnya, jauhnya lokasi perumahan bukan lah masalah utama, seandainya memang di sekitar lokasi perumahan terdapat sarana transportasi biasa ataupun jalan tol menuju pusat kota.

2. Bahan Bangunan Berkwalitas Standar
Karena harga yang ditawarkan cukup murah, karenanya kualitas bahan bangunan yang diberikan bukan yang mempunyai kualitas premium. Luas lahan yang disediakan juga tidak besar ialah hanya 60 meter persegi. Sedikit anjuran, dikala hendak menjalankan prosesi serah terima kunci, sebaiknya Anda terutama dulu mengecek situasi lahiriah rumah. Periksa dengan terperinci apakah pemasangan keramik, genteng ataupun kusen telah terpasang dengan rapi.

Itulah kelebihan dan kekurangan rumah subsidi yang perlu Anda kenal dan pertimbangkan sebelum membeli.

uang muka rumah subsidi 1%

Pemerintah via Kementerian Profesi Biasa dan Perumahan Rakyat (PUPR) merubah prasyarat uang muka rumah subsidi cikarang dari minimal lima persen menjadi satu persen. Langkah tersebut dijalankan untuk mempermudah prasyarat kepemilikan rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah via Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Langsung, bagaimana caranya untuk dapatkan rumah subsidi dengan uang muka 1 persen tersebut?

Salah satu perbankan yang kerap kali memberikan fasilitas kredit rumah bagi masyarakat merupakan PT Bank Tabungan Negara (BTN). Untuk mendapatkan fasilitas tersebut, BTN sendiri mempunyai prasyarat khusus bagi masyarakat yang berharap punya rumah subsidi dengan DP 1 persen.

Mengutip www.btn.co.id Senin (18/11/2019) bank plat merah tersebut mempunyai prasyarat khusus bagi yang berharap mengajukan kredit perumahan diantaranya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 21 tahun atau telah menikah.

Kecuali itu, usia pemohon tidak melebihi 65 tahun pada ketika kredit jatuh tempo. Khusus peserta ASABRI yang mendapatkan anjuran dari YKPP, usia pemohon s.d. 80 tahun pada ketika kredit jatuh tempo.

Pemohon maupun pasangan (suami/isteri) tidak mempunyai rumah dan belum pernah mendapatkan subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah. Dikecualikan 2 kali untuk TNI/Polri/PNS yang pindah tugas.

Dari sisi finansial, si pemohon kredit juga harus mempunyai penghasilan minimal Rp 4 juta sebulan untuk Rumah Sejahtera Tapak, sementara untuk yang mempunyai penghasilan Rp 7 juta sebulan dapat mengambil Rumah Sejahtera Susun.

Kecuali prasyarat tersebut, pemohon juga bakal dimintai dokumen tambahan lainnya seperti e-KTP, NPWP dan SPT Tahunan PPh orang pribadi pantas perundang-undangan yang berlaku.

Jikalau seluruh prasyarat tersebut telah lengkap pemohon kredit rumah dapat lantas mendatangi kantor cabang BTN di kawasan terdekat untuk mengajukan kredit.

Tak hingga disitu saja, sekiranya aplikasi pemohon diterima BTN. Pemohon bakal dipinta untuk membuka rekening bank BTN dan meminta menabung minimal 3 bulan atau 6 bulan lamanya.

Jikalau tabungan pemohon lancar dalam masa waktu yang ditentukan diatas, kemungkinan besar seluruh aplikasi dan prasyarat untuk mendapatkan rumah bersubsidi dapat di dapatkan pantas dengan harapan pemohon kredit di kawasan mana rumah tersebut berharap diambil dan tentunya pengembangan tersebut menjalin kerjasama dengan pihak BTN.

Sebelumnya Kementerian PUPR melonggarkan sejumlah prasyarat untuk kepemilikan rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah via Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). Salah satunya berkaitan uang muka (Down Payment/DP) yang semula sebesar 5 persen turun menjadi cuma 1 persen.

Wakil Menteri (Wamen) PUPR John Wempi Wetipo mengatakan untuk mendorong percepatan penyaluran dana bantuan pembiayaan tersebut, Kementerian PUPR memberikan pelonggaran pada prasyarat Program BP2BT dengan menerbitkan Tertib Menteri PUPR Nomor 13/PRT/M/2019 tentang BP2BT.

\\\”Beberapa ketentuan pada peraturan tersebut diubah, seumpama pertama prasyarat uang muka yang semula minimal lima persen menjadi satu persen,\\\” ujar Wamen John Wempi dalam keterangan resminya.

Pelonggaran kedua merupakan prasyarat lama menabung pada sistem perbankan dari semula minimal enam bulan menjadi tiga bulan.

Berikutnya, pelonggaran perpanjangan masa berlaku Surat Keputusan Penerima Manfaat BP2BT ditambah dari semula 20 hari menjadi 30 hari.

Terakhir, relaksasi prasyarat Akta Laik Fungsi (SLF) sebelum akad kredit menjadi surat pernyataan kelaikan fungsi bangunan rumah dari pengkaji teknis, pengawas konstruksi, atau manajemen konstruksi.

Perum Perumnas tahun 2020 ini menargetkan akan membangun 250.000 unit rumah

Perum Perumnas tahun 2020 ini menargetkan akan membangun 250.000 unit rumah subsidi bekasi kata Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo. Melainkan kata ia kapasitas Perumnas lebih dari itu, sasaran hal yang demikian masih dapat ditingkatkan kalau dibutuhkan.

Terhadap wartawan berakhir menghadiri pertemuan dengan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin di kantor Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Sentra, Kamis (01/1/2020), Bambang mengatakan kalau dibutuhkan untuk mensukseskan program 1 juta unit rumah yang dicanangkan pemerintah, Perumnas siap membangun 400.000 hingga 500.000 unit rumah subsidi bekasi timur. “Selain nanti kami bisa penugasan dari pak menteri PU Pera (Profesi Awam dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono), kita menargetkan 400.000 – 500.000 (rumah),” katanya. Rumah hal yang demikian rencanannya diperuntukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MPR), berbentuk rumah tapak berkeinginan bahkan rumah susun. Rumah hal yang demikian peruntukan dan fungsinya sama seperti rumah lain yang adalah komponen dari program pembangunan 1 juta unit rumah.

Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), Pahala Nugraha Mansury dalam kans yang sama mengatakan pihaknya siap menolong mensubsidi bunga dari kredit kepemilikan rumah dalam program pembangunan 1 juta unit rumah itu. Melainkan dia belum dapat memastikan berapa besarannya. “Belum diatur subsidi bunganya, nanti akan kita hitung lagi dengan ketat berapa subsidi bunganya,” ujar Pahala Nugraha Mansury Ketika ini BTN masih melakukan program subsidi bunga dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan bunga flat 7,25 persen selama 20 tahun. Dia mau bunga yang patut dibayar masyarakat dapat di bawah 7,25 persen. “Subsidi bunga ini akan yang dibayar oleh masyarakat berpenghasilan rendah,” tandasnya.

Bank BRI Tambah Lagi Kuota Rumah Subsidi Lho

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI menambah kuota rumah subsidi cikarang dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Penambahan itu dilaksanakan sebab kuota rumah subsidi BRI sudah ludes terjual.

Direktur Konsumer BRI Handayani menjelaskan, pada tahun ini perseroan memperoleh jatah kuota rumah murah bekasi sebanyak 3.000 unit.

Karena kuota hal yang demikian habis, maka Bank BRI memperoleh jatah kuota tambahan sebanyak 394 unit rumah.

“Tadi siang dapat baru juga lagi Perjanjian Kerja Sama Operasi (PKO) baru diberi tambahan sebab memang permintaan banyak di pipeline kita, jadi dapat tambahan kuota 394 lagi,” ujar Handayani saat melaksanakan paparan publik di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/9/2019).

Handayani menuturkan, pihaknya akan mengandalkan BRI Syariah dan BRI Agro untuk menyalurkan kredit via skema FLPP.

Bank BRI kata Handayani, akan terus mensupport program pemerintah untuk menyalurkan kredit rumah subsidi via skema FLPP. Menurutnya masih banyak rumah subsidi yang belum tersalurkan untuk masyarakat.

“Tahun depan masih banyak jarak yang mesti ditutup. Jarak nasional ada 5 juta unit, BRI berharap berperan banyak untuk mendapatkan kuota KPR subsidi ini” kata
Handayani.